Beranda/Cerita

Perjalanan Tim

Bermula dari
satu mobil tua

Banyumas Slalom Team tidak lahir dari sponsor besar atau garasi mewah. Tim ini tumbuh dari kebiasaan lama warga Banyumas: mengoprek mobil, lalu mengujinya di lintasan.

Akar

1973

Cikal bakal tim ini adalah sebuah mobil keluaran 1973 — mobil yang dipakai turun di lintasan jauh sebelum kata “tim” dipakai. Dari situ tradisinya menurun: bapak ke anak, bengkel ke bengkel, kerucut ke kerucut.

Purwokerto memang punya sejarah panjang di olahraga otomotif. Nama-nama peslalom nasional pernah lahir dari kota ini. Yang belum ada dulu adalah wadah yang rapi: tempat anak muda bisa belajar teknik, dapat pendamping, dan tahu jalur resmi menuju kejuaraan. Itulah lubang yang diisi Banyumas Slalom Team.

Cuplikan arsip mobil yang menjadi cikal bakal Banyumas Slalom Team
Arsip tim: mobil yang disebut sebagai awal mula Banyumas Slalom Team.
Untuk yang baru dengar

Slalom itu apa, sih?

Bayangkan lintasan aspal yang ditandai puluhan kerucut. Satu mobil masuk, melibas jalur berkelok sesuai peta, lalu keluar. Yang dinilai cuma satu: waktu. Menyenggol kerucut? Kena penalti detik.

Adu seperseratus detik

Beda juara 1 dan juara 3 sering di bawah setengah detik. Tidak ada ruang untuk ragu di tikungan.

Presisi > tenaga

Mobil rumahan bisa mengalahkan mobil mahal kalau pengemudinya lebih bersih membaca lintasan.

Resmi & aman

Digelar di sirkuit tertutup berizin IMI, dengan marshal, scrutineering, dan aturan keselamatan.

Linimasa

Jalan tim, tahun demi tahun

Disusun dari dokumentasi tim dan pemberitaan media otomotif nasional.

Akar

Mobil 1973 & tradisi Banyumas

Mobil tahun 1973 menjadi titik awal yang dirujuk tim sebagai cikal bakalnya. Purwokerto sudah lama jadi kantong komunitas otomotif Jawa Tengah bagian barat.

Juli 2025

Debut Kejurnas di Banjar

Radit Biantara turun di Kejurnas Autokhana 2025 Putaran 2, Sirkuit Terminal Bus Tipe A Banjar, 19 Juli 2025. Hasil: P5 kelas A2 dengan total waktu tercepat 1:29,728 menggunakan Honda Brio.

Juli 2025

IMI Banyumas punya pengurus baru

Pengurus IMI Kabupaten Banyumas periode baru dilantik 28 Juli 2025 dengan 49 pengurus. Programnya jelas: menarik komunitas otomotif lokal masuk ke agenda resmi, bukan balap liar.

Oktober 2025

Kejurnas datang ke rumah sendiri

Kejurnas Slalom 2025 Putaran 4 digelar di Sirkuit NP GOR Satria, Purwokerto, 18 Oktober 2025. Untuk pertama kalinya tim ini turun sebagai tuan rumah di panggung nasional, dengan Radit Biantara di kelas A dan F.

Februari 2026

Automodif Fest 2026

Digelar 8 Februari 2026 di Eks Moro Purwokerto dengan 59 mobil modifikasi dan sekitar 150 motor. Peslalom Banyumas Slalom Team mengisi sesi talkshow — tim mulai dipakai sebagai rujukan komunitas, bukan cuma peserta.

Juli 2026

Musim 2026 dibuka di Bandung

Kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 dimulai 11 Juli 2026 di Sirkuit Sport Jabar Arcamanik dengan 128 peserta, promotor Genta Auto Sport. Musim ini berlangsung lima putaran.

Agustus 2026

Dua juara 1 di Sirkuit Mijen

Putaran 2 dipindah dari Purwokerto ke Sirkuit Mijen, Semarang, 8 Agustus 2026. BST turun di lima kelas dan pulang membawa P1 Kelas B2 dan P1 Kelas B Nonseeded, plus P5 Kelas B Open, P8 Nonseeded, dan P10 Umum B.

Yang Kami Percaya

Pindahkan nyalinya,
jangan matikan

Anak muda yang suka kecepatan tidak akan berhenti hanya karena dilarang. Yang bisa diubah adalah tempatnya: dari jalan umum ke lintasan berpagar, dengan helm, sabuk, marshal, dan stopwatch.

Di lintasan, keberanian jadi ada takarannya. Kamu tidak diukur dari seberapa berisik knalpotmu, tapi dari angka di papan hasil. Itu yang membuat slalom cocok jadi pintu masuk: murah dibanding balap sirkuit, aman, dan hasilnya objektif.

Mobil tim saat sesi latihan di area aspal terbuka
Ekosistem

Kenapa Purwokerto

Sebuah tim daerah hanya sekuat lingkungan di sekitarnya. Inilah tiga hal yang membuat Banyumas Raya jadi tempat yang masuk akal untuk membangun tim slalom.

Sirkuit kelas nasional

Sirkuit NP GOR Satria berada di tengah kota dan sudah dipakai sebagai venue Kejurnas Slalom 2025 Putaran 4. Tim bisa berlatih di lintasan berstandar lomba tanpa biaya perjalanan.

Dukungan kelembagaan

IMI Banyumas menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk pengaspalan Sirkuit GOR Satria, dan secara terbuka mengarahkan anak muda dari balap liar ke ajang resmi.

Komunitas yang hidup

Automodif Fest, Street Kultur Junction, sampai karnaval kendaraan — agenda otomotif Banyumas Raya rutin dan ramai. Regenerasi peslalom punya tempat tumbuh.

Catatan jujur. Purwokerto memang melahirkan juara nasional slalom, tetapi tidak semuanya membela Banyumas Slalom Team. Adrian Septianto, misalnya, peslalom asal Purwokerto yang juara Group F Kejurnas 2025 Putaran 4 di GOR Satria, berkompetisi untuk tim lain dan berperan sebagai mentor bagi peslalom muda kami. Kami mencantumkannya sebagai bukti kualitas ekosistem kota ini — bukan sebagai prestasi tim.

Ceritanya masih ditulis

Musim 2026 baru lewat dua putaran. Tiga lagi menanti.